Yuk, Berlibur ke Taman Nasional Gunung Halimun !

0
Taman Nasional Gunung Halimun (www.bogorkab.go.id)

Sebagai daerah yang dekat dengan ibukota negara, Bogor ternyata memiliki banyak objek wisata untuk dikunjungi saat berlibur di akhir pekan. Salah satu tempat wisata yang bisa anda kunjungi adalah Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. 

Waktu tempuh dari Jakarta kurang lebih hanya dua jam. Anda bisa mengunakan transportasi pribadi Motor dan Mobil atau anda bisa menggunakan moda transportasi publik Kereta Api dan Angkutan Umum. Dari Kota Bogor, anda cukup mengambil rute ke kampus IPB Dramaga, lalu terus mengikuti jalan ke arah Ciampea. Lokasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak berada di Jalan Raya Cipanas, Sukabumi, Jawa Barat.  

“Objek wisata ini tidak jauh dari ibukota Jakarta, maka dari itu saya dan keluarga memilih ke tempat ini. Tidak hanya itu, objek wisata ini pun banyak memberikan keindahan tersendiri dan memberi cara menikmati udara khas pegunungan, “ ujar seorang pengunjung bernama Adi.

Sebelum memasuki Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Anda harus membayar tiket masuk sebesar Rp 20 ribu per orang. Tarif tersebut amat setimpal dengan pesona alam yang disuguhkan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Dominasi pohon Pinus dengan ketinggian sekitar 750 – 1.050 meter di atas permukaan laut, menambah syahdu keindahan destinasi wisata ini.   

Curug Pangeran 

Selain keindahan suasana pegunungan, Taman Nasional Gunung Halimun Salak juga memiliki berbagai macam pilihan air terjun atau biasa disebut curug. Salah satu yang popular bernama Curug Pangeran.  

Curug Pangeran merupakan salah satu curug yang letaknya paling dekat dengan penginapan – penginapan yang ada di sekitar Taman Nasional Halimun Salak. Dengan begitu, perjalanan menuju curug pun menjadi cukup mudah ditempuh.  

Dari gerbang Taman Nasional Gunung Halimun Salak, terus ikutilah jalan tersebut, sampai anda menemukan sebuah baliho besar penunjuk arah jalan menuju Curug Pangeran. Dari sana, Anda bisa berjalan kaki, menaiki sepeda motor ataupun mobil dengan jarak kurang lebih 200 meter. 

Meski demikian, akses jalan menuju kesana masih berupa tanah dan batu kerikil. Tak ayal, Anda harus berhati-hati, karena kondisinya tanahnya memang cukup terjal. Jika anda menggunakan motor, sebaiknya jangan membawa peralatan yang cukup berat, sebab hal itu bisa mengakibatkan kendaraan anda tidak kuat untuk menanjak. Nantinya, sebelum masuk ke kawasan wisata air terjun, wisatawan mesti membayar kembali biaya retribusi sebesar Rp 10 ribu per orang. 

Jika dibandingkan dengan Curug lain yang ada disekitarnya, Curug Pangeran terbilang tidak terlalu tinggi, yakni hanya setinggi 7 meter. Namun demikian, dasar dari aliran air terjun ini justru dalam, sekitar 6 meter. Pengunjung pun tak dibolehkan untuk mendekati pusat aliran Curug Pangeran ini. 

Menurut pengunjung bernama Reza, Curug Pangeran pada awal booming-nya itu airnya jernih. Namun, seiring banyaknya kedatangan pengunjung, air kurang jernih dan alami. Akhirnya, aliran airnya pun hanya mulai dari curug Pangeran ke Balong Endah, lalu turun lagi ke Curug Ngumpet 2. Kondisi itupun terlalu banyak campur tangan atau dimodifikasi manusia. 

Meski demikian, Curug Pangeran tetap dapat menjadi pilihan untuk berlibur. Anda disarankan membawa keluarga dan orang terdekat jika datang ke sini. Mengapa? Supaya indahnya pesona keindahan Gunung Halimun tak dinikmati sendirian.  

Putri Mawadah

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.