Logo KSP CU Gema Swadaya

Bapak, ibu, saudara-saudara setanah-air. 

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union (CU) CU Gema Swadaya, saya dan beberapa kawan bangun untuk memberikan solusi bagi persoalan kemiskinan yang kami rasakan, tetangga rasakan, dan mayoritas kami lihat di pedesaan. Keterbatasan pada modal pertanian, pada informasi dan pelatihan, pada peralatan dan pada kesempatan pemasaran. 

Keterbatasan ini berdampak pada kemampuan keluarga miskin, pada pemenuhan makanan sehat, sekolah berkualitas, berobat dan pemenuhan pada sandang, pangan dan papan serta kesempatan bersinggungan dengan dunia luar. Kami tidak bisa dan tidak akan memilih bersaing, jika banyak orang mengatakan: “Jika ingin sukses, kamu harus siap bersaing”.  Tentu ini bukan jawaban. Jangankan bersaing, bertahan saja kami sudah ngos-ngosan.

Juli 2012, saya dan beberapa kawan mulai membuat koperasi Credit Union, memulai dengan spirit:
1. Masyarakat miskin harus bersatu, bekerjasama.
2. Mulai menabung semampunya, berapapun itu, untuk memulai modal bersama.
3. Terus membangun kapasitas diri, watak yg bisa dipercaya bersama anggota, karena kekuatan terbesarnya adalah saling percaya bahkan believe. Jika sudah believe yang terbangun, maka koperasi sampai pada value kemanusiaan yang sesungguhnya.

Percaya bahwa anak-anak bisa sekolah tanpa sumbangan, percaya bahwa hari tua tak penuh penyakit dan peminggiran, percaya bahwa anak-anak muda bisa bekerja dengan modal sendiri, percaya bahwa perempuan mampu mandiri secara ekonomi sehingga tak ada pelabelan perempuan bergantung pada suami untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Percaya bahwa masyarakat miskin bisa naik kelas, percaya bahwa bangsa ini akan keluar dari kemiskinan jika sumbangan dihilangkan dari program pemberdayaan.

Ide dan gagasan 6 tahun lalu kini benar-benar terwujud. Aset KSP CU Gema Swadaya sudah Rp 4,5 miliar, ada 1.500 Anggota, dan 660 Calon Anggota. Pendapatan selama 2 tahun berturut turut (2017-2018 ) lebih dari Rp 500 juta per tahunnya. Memiliki perlindungan pinjaman dan saham. Bahkan sudah mampu membeli kantor seluas 876 m, dengan nilai Rp 1,3 miliar.

 
Anggota mendapatkan pendampingan untuk memulai usaha dan mengembangkan usaha. Kami sedang siapkan jaringan pasar antar komunitas, dimana anggota akan terkoneksi melalui sistem layanan online. Kami melihat bahwa anggota adalah konsumen sekaligus juga produsen dan ini harus dijahit dalam satu spirit yang sama, yaitu “BERDAYA BERSAMA, BERSOLIDARITAS SALING MENGUATKAN, SALING MEMBELI DAN MEN-SUPPORT”.

Nah, dengan profil KSP GemaSwadaya ini, apakah bapak ibu tidak tertarik untuk ikut bergabung? Menjadi anggota CU Gema Swadaya tidak hanya menyelamatkan masa depan keluarga, tetapi juga masa depan tetangga, masyarakat dan generasi bangsa. Kenapa? Karena koperasi tak bisa membenarkan persaingan. Yang ada hanyalah solidaritas, bekerjasama. Bukankah kebahagiaan terindah adalah ketika kita bisa bersolidaritas dan saling bekerjasama? Selemah-lemahnya iman, tak mungkin kita biarkan anak-anak dan tetangga kelaparan juga menderita.

Akan tetapi, sumbangan bukanlah solusi, melainkan hanya dengan bekerjasama. Menjadi anggota CU Gema Swadaya, menjadi bagian dari gerakan memanusiakan manusia. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.