Tak Ada Capres Yang Ingin Bangun Kedaulatan Pangan

0

Kedua Calon Presiden (Capres) hanya ingin bangun ketahanan pangan, tidak ada yang ingin bangun kedaulatan pangan. Bahkan strategi kebijakan jangka pendek untuk keluar dari jebakan importasi pangan juga tidak disinggung. 

Antagonisme harga baik buat petani dan konsumen, dimana petani butuh harga tinggi dan konsumen ingin harga yang murah. Hal seperti itu tentu harus diselesaikan secara institusional.

Rantai nilai yang sudah di-plester pun kalau struktur pasarnya tidak mengalami perombakan, yah tetap sama saja. Ini artinya tidak ada komitmen untuk membangun kedaualatan pangan.

Ongkos inputdan outputpetani kita itu berat sekali. Ketika panen beras, mereka paling pertama membeli beras, dan sesaat setelah panen, mau tanam sudah berhutang kembali.

Dimana-mana, di seluruh penjuru dunia ini, yang namanya pertanian on farm(Budidaya) itu rendah marjin keuntungannya, dan rentan juga terhadap perubahan cuaca dan hama. Semakin digenjot produksinya juga akan semakin menciptakan penurunan harga ketika over(kelebihan) produksi. Dilema harga ini tidak akan bisa ditanggulangi kalau tidak ada organisasi petani dan pembudidaya yang kuat yang mampu mengintegrasikan sektor on farmdan off farm.

Dalam debat semalam, industrialisasi sektor primer pangan juga sama sekali tidak disinggung. Padahal untuk memotong persoalan importasi pangan barang jadi, itu semua bersumber di persoalan ini. Pun, termasuk bagi pertanian rumah tangga dan juga industri rumah tangga. Semua kan intinya disini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.