Indeks harga saham gabungan (IHSG) di awal pekan kemarin, ditutup melemah di level 6.452,61 ditengah mayoritas bursa saham Asia yang justru bergerak menguat. Laju koreksi IHSG bahkan terjadi sesaat menjelang penutupan perdagangan (Pre-Closing). 

Pelemahan IHSG didorong oleh pelemahan beberapa sektor, diantaranya sektor industri dasar yang minus 0,71 persen, perkebunan terkoreksi 0,47 persen dan Infrastruktur yang turun tipis 0,39 persen. Koreksi hebat pada saham telekomunikasi grup sinarmas (FREN) yang anjlok hingga 9,persen disinyalir menjadi penyebab utama pelemahan indeks. Tak ayal, investor asing pun tercatat masih melakukan aksi profit takingdengan net foreign sellmencapai  Rp 106 milyar.

Secara teknikal, indikator stochasticmasih bergerak sideways. Karena itulah, indeks pada hari ini pun diperkirakan hanya akan bergerak melemah, menguji level supportjangka menengah 6.438. IHSG pun kemungkinan bakal diperdagangkan pada range6.420 – 6.500. 

Apabila level ini dapat ditembus maka tidak menutup kemungkinan bagi indeks untuk melanjutkan koreksi jangka menengah. Namun sebaliknya, apabila level ini gagal tertembus indeks berpotensi mengalami bullishjangka menengah. Saham-saham yang masih dapat dicermati, antara lain ADHI, AGRO,ANTM,BNGA, dan BWPT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.