Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberi isyarat akan mencalonkan diri sebagai calon presiden (Capres) pada pemilihan umum presiden (Pilpres) tahun 2019 nanti. Pernyataan tersebut dilontarkannya saat berpidato dalam acara peringatan ulang tahun Partai Gerindra ke-10, Sabtu (10/12) kemarin. “Kalau rakyat meminta, kalau partai menugaskan, kalau ada dukungan yang benar bukan rekayasa,” kata Prabowo.

Akan tetapi, Prabowo menegaskan pencalonannya harus mendapat dukungan dari rakyat. Dan, hal itu baginya, merupakan sesuatu yang tidak boleh dimanipulasi. “Kalau polling, bisa kita bayar. Kita harus legowo,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Prabowo mengaku telah membangun komunikasi dengan sejumlah partai. Hal tersebut dilakukannya dalam rangka mengintensifkan komunikasi politik dengan semua pihak.

Isyarat pencalonan Prabowo juga diamini Ahmad Muzani, Sekjen Partai Gerindra. Muzani mengatakan pencalonan tersebut sesungguhnya merupakan keinginan seluruh kader dan bukan perkara keinginan Prabowo pribadi.

“Sesungguhnya seluruh kader Gerindra dari tingkat ranting, kecamatan, provinsi bahkan DPP, Dewan Pembina, Pakar dan kehormatan itu semua harapkan Pak Prabowo untuk minta kembali Calon Presiden dari Partai Gerindra,” ucapnya.

Karenanya, komunikasi dengan partai lain pun terus dilakukan. Selain PAN dan PKS, Partai Gerindra terus membidik partai lain guna memenuhi ambang batas pencalonan Presiden. “Tapi masalahnya adalah Gerindra 73 kursi, masih kurang 39 kursi. Karena itu, kita harus berkoalisi dengan partai dan waktu yang tersisa ini sedang berkomunikasi dengan seluruh kekuatan partai yang ada di Senayan untuk menambah kekurangan kursi,” ungkap Muzani.

Selama acara perayaan ulang tahun Gerindra Sabtu lalu, oleh para kader, nama Prabowo dielu-elukan untuk kembali maju dalam Pilpres tahun depan. Seruan tersebut bahkan membahana di area kantor DPP Partai Gerindra di Ragunan. “Gerindra menang, Prabowo Presiden !”.

Bukan hanya itu, sejumlah kader juga tampak membawa poster dukungan pencalonan Prabowo. Isinya kembali menegaskan dukungan agar Prabowo maju dalam Pilpres. “Prabowo Subianto for President RI 2019 – 2024,” isi poster tersebut.

Dalam sejumlah hasil survei, Prabowo Subianto memang digadang-gadang sebagai penantang terkuat Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Keduanya bahkan disebut memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan nama-nama yang lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.