Ilustrasi

Inilah sistem patrimoni itu. Sebuah sistem feodalisme yang mengeras bersama birokrasi. Ditandai dengan model loyalitas pada sentrum kekuasaan yang tunggal. Begitu kalah, langsung merapat. Gakberani oposisi, takut kehilangan karir, takut kehilangan hegemoni, dan lain-lain. Ini sebetulnya yang membuat kenapa kualitas demokrasi kita jongkok, gakberdiri-berdiri. 

Gandhi menyebut salah satu dosa sosial itu berpolitik tanpa prinsip. Nah, politik kita hari ini bukan hanya tidak punya prinsip, tetapi sudah tidak punya muka.

Demokrasi tanpa tanggungjawab, dan keadaan itu yang sebetulnya sedang melanda bangsa ini. Kita ini sebetulnya sedang dalam kondisi anarkhi karena slogan demokrasi kita itu hanyalah suara daripada kepentingan isi perut sendiri. Tidak ada tanggungjawab ideologi yang patut diperjuangkan sama sekali. 

Lalu, jika demikian, kita ini bangsa apa?

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.