Mudik Ceria, Lebaran Berkah !

0
Ilustrasi Anak Perempuan Foto : Humas Jateng

Selamat tinggal momok mudik yang menakutkan. Kutinggal kau menjadi kenangan yang takkan kuinginkan kembali. Rasa rindu bersilaturahmi telah bersemi tanpa angkara deretan kemacetan yang tak berarti. Ceria menyambut Idul Fitri bersama sanak famili.

Ungkapan rasa syukur patut kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas berkat rahmatnya dan didorong oleh keinginan luhur, para pemangku pemerintahan yang tahun ini dikomandoi oleh Jokowi, telah berhasil menjadikan lebaran yang fitri menjadi suasana ceria tanpa dibebani lagi rasa ketakutan menghadapi momok macet mudik lebaran. Tahun ini menjadi tonggak awal berakhirnya tragedi mudik lebaran, dimana pada tahun-tahun sebelumnya mudik menjadi bencana dengan jumlah korban kecelakaan cukup tinggi dan kemacetan yang berkilo-kilo meter. Tahun ini bisa dikatakan “tahun revolusi mudik lebaran”.

Pemerintah kali ini tidak mau mengulang kekacauan mudik lebaran di awal-awal masa pemerintahannya. Infrastruktur dikebut pengerjaannya, sarana dan prasarana penunjang mudik lebaran dipersiapkan dengan matang. Aparat yang bertugas bersiap dengan skenario terburuk bahkan para bintang di kepolisian dikerahkan oleh Kapolri untuk menyukseskan mudik lebaran ceria. Pemerintah telah menghitung secara optimal, dan ini patut diacungi jempol.

Lebaran tahun ini juga menjadi yang pertama pemerintah memberi cuti yang cukup lama bagi para pekerja. Hal ini juga salah satu faktor mudik menjadi ceria disamping THR yang cukup lumayan tentunya. Sepertinya pemerintah belajar dari fenomena mudik lebaran sincia di RRC, dimana pemerintah RRC dengan sukses memindahkan pergerakan pulang kampung 1 milyar rakyatnya tanpa ada gejolak yang berarti.

Satu lagi yang membedakan mudik ceria tahun ini adalah harga kebutuhan pokok yang tidak meroket. Sehingga para peziarah silaturahmi lebaran ketika kembali bekerja, masih punya sedikit nafas untuk menjalani kembali kehidupan kesehariannya sembari menanti jadwal gaji berikutnya.

Selamat kepada pemerintah yang telah berhasil membawa keceriaan kota kembali ke desa. Dan, selamat berlebaran para mudiker yang masih memiliki kampung halaman dan sanak saudara. Tanpa kalian, Idul Fitri di Indonesia pasti tidak berwarna.

Selamat Idul Fitri dengan ceria. Saya yang tidak pernah merasakan mudik lebaran, kali ini bersama keluarga menikmati keceriaan lebaran di Kapal Pesiar saja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.