Dalam perdagangan kemarin, mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat terkonsolidasi. Indeks HangSeng dan Shanghai hanya bergerak flat setelah mengalami libur akhir pekan yang panjang. Sementara Indeks Nikkei naik tipis 0,19 persen, diikuti TOPIX yang bergerak 0,27 persen dan KOSPI yang melaju 0,17 persen. Besar dugaan, laju indeks terpengaruh Yen yang melonjak 0,1 persen menjadi 111,85 per dolar, kenaikan terbesar dalam hampir dua minggu belakangan.

Sebaliknya, indeks harga saham gabungan (IHSG) justru menguat cukup tinggi 48,08 poin (0,75 persen) ke level 6.462,82. IHSG tampak mengalami reboundsetelah terpukul lebih dari satu persen di perdagangan awal pekan kemarin. 

Investor domestik terlihat berbalik optimis setelah menilai harga saham yang turun pada awal pekan cukup murah dan mulai melakukan pembelian. Ini terlihat dari komposisi Asing yang mencatatkan penjualan bersih (Net Sell) senilai Rp 138,73 miliar. 

Saham-saham sektor pertambangan yang melonjak 1,98 persen dan Aneka Industri yang naik 1,52 persen, memimpin penguatan indeks dengan saham UNTR (+4.31%), ZINC (+10.81%) dan ADRO (+2.76%) yang menjadi kontributor penguatan di sektor pertambangan. Kecenderungan tersebut dipengaruhi faktor penguatan kontrak futureuntuk kontrak bulan September yang naik 1,5 persen dan kontrak bulan Mei yang juga naik 0,5 persen di negeri China. Hal ini yang akhirnya membuat harga batubara naik ke level 88,95 dolar AS. 

Secara teknikal, IHSG sebenarnya kembali mengujiMA50di kisaran level 6.460 setelah mengalami false break bearish trend. Pasalnya, indikator stochasticjuga masih mengarah pada pergerakan bearishdi area middle oscillatormenuju oversold

Kami pun memperkirakan IHSG masih akan bergerak cenderung melemah dalam jangka waktu menengah, dan berpeluang kembali menguat menguji level psikologis di angka 6.500, dengan support resistance6.394 – 6.500. Hari ini, saham-saham yang masih dapat dicermati antara lain TKIM, SMGR, ICBP, KLBF, IMJS, TLKM, IMAS, ITMG, PTBA, INDY, HRUM, MEDC, ANTM, INCO, dan ERAA.

Pagi ini, IHSG dibuka di zona merah di level 6.461,94. Meski sempat bergerak ke zona hijau, pada pukul 09.47 WIB, indeks kembali terkoreksi ke level 6.457,10. h

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.