Freddie Mercury dan Kucing Peliharaannya (Foto: reddit)

Entah apa yang dipikirkan oleh Delilah saat Freddie Mercury berhenti merawat kucing tersebut. Delilah kerap menerima telpon jarak jauh dari Freddie Mercury saat vokalis ternama dari band legendaris bernama Queen itu, sedang manggung di luar daratan Inggris Raya.

Bersama beberapa ekor kucing lainnya, Delilah bahkan memiliki ruangan sendiri berukuran selebar kamar manusia di rumah mewah berukuran raksasa, yang dibeli Freddie Mercury di kawasan elit bernama Kensington, London. Di rumah tersebut, Freddie Mercury membebaskan kucingnya untuk melakukan apa saja semau mereka.

Rumah mewah Freddie Mercury  sendiri terletak tidak jauh dari properti milik monarki Inggris bernama Istana Kensington. Istana itu pernah ditinggali mendiang Lady Diana, Ratu Elizabeth II juga ratu Mary II dan segenap bangsawan Inggris lainnya, sejak istana tersebut dibeli para aristokrat pada tahun 1689.

Kegemaran Freddie Mercury terhadap kucing sudah dimulai jauh sejak dirinya belum sukses bersama Queen. Hampir semua karya awal Queen yang dibuat oleh Freddie Mercury, proses pembuatannya disaksikan oleh seluruh kucing piaraannya.

Freddie Mercury lahir dan tumbuh dalam keterasingan, memiliki gigi tonggos dan hasrat berbeda dari yang diinginkan oleh orang tuanya. Belum lagi, fakta bahwa dirinya bukan orang berkulit putih, cukup membuat Freddie Mercury yang terlahir dengan nama Farrokh Bulsara mengalami kesulitan pada fase awal mengenal kehidupan.

Pelarian Freddie Mercury hanya musik, dan sejak itu, Freddie Mercury tumbuh menjadi individu berkepribadian sulit dan kerap membuat keluarganya frustasi akan perilakunya yang ogah menjadi anak penurut.

Freddie Mercury mengalami kesulitan untuk bisa mempercayai manusia pada umumnya dan hidup tenteram sebagai mahluk sosial. Freddie Mercury mengakui hal itu pada lirik lagu Queen buatan dirinya yang berjudul ‘Somebody to Love’yang mengisahkan kesulitan untuk meyakinkan diri bahwa kebaikan pada manusia merupakan hal yang sangat langka. Sebab, tentu tidak semua manusia seburuk apa yang dipikirkan oleh Freddie.

Bersama kucing – kucing peliharaannya, Freddie Mercury menemukan ketenangan batin. Kucing – Kucing itu dianggap Freddie sebagai tempat dia mencari rasa aman, saat dirinya sedang terancam oleh ilusi keresahan yang dimiliki dirinya.

Delilah, Tiffany, Oscar, Lily, Miko, Romeo merupakan deretan kucing peliharaan Freddie Mercury yang tinggal bersama dirinya di Kensington. Beberapa kucing merupakan pemberian dari orang – orang terdekat Freddie Mercury seperti Brian May yang merupakan gitaris Queen dan Mary Austin sahabat setia Freddie Mercury yang menemani dirinya sampai akhir hayat.

Selain pemberian dari orang terdekat, Freddie Mercury juga kerap menyelamatkan kucing dari kerasnya kehidupan jalanan tanpa rumah, dan seringkali mengambil kucing dari tempat penampungan binatang liar. Bersama kucing – kucing itu, Freddie Mercury merasa memiliki teman bicara yang tidak pernah berbohong kepadanya ataupun menghakimi dirinya.

Adegan pembuka pada film Bohemian Rhapsody cukup menggambarkan Freddie Mercury sebagai seorang pecinta kucing. Dia terbangun dari ranjangnya, merapikan dirinya, memberi makan kucing-kucingnya lalu pergi ke tempat di mana konser Live Aidakan dilangsungkan.

Saking cintanya pada kucing, Freddie Mercury sampai membuat lagu berjudul ‘Delilah’. Lagu itu hadir pada album terakhir Queen yang bertajuk ‘Inuendo’dan dirilis pada 1991. Tahun dimana nyawa Freddie Mercury akhirnya direnggut oleh penyakit AIDS yang diidapnya.

Sebuah teori di Internet bahkan menyebut lirik lagu Queen yang berjudul ‘Love of My Life’sejatinya bukan tentang Mary Austin, namun kecintaan Freddie Mercury pada kucing peliharaannya. Sebab, semua orang bisa datang dan pergi dari kehidupan Freddie Mercury, namun hanya kucing, mahluk yang senantiasa tinggal bersama Freddie Mercury.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.