Cilok memang bukanlah makanan mewah, tapi bagi Bone, cilok merupakan separuh jiwanya ! Di mana ada Bone, di situ ada cilok.

Awalnya Bone tidak suka cilok, menurutnya cilok hanyalah makanan kampung. Namun semuanya berubah setelah Bone mencicip cilok milik Anisa (teman SD-nya). Semenjak itu Bone mulai tergila-gila dengan cilok. Ia bertekad apa pun yang terjadi dalam hidupnya harus berhubungan dengan cilok, termasuk jodoh. Bone hanya mau cewek yang bisa bikin cilok ! Secantik apa pun perempuan itu, jika tidak bisa membuat cilok, Bone akan menolaknya.

Hingga suatu hari Bone menemukan sebungkus cilok di sekolah. Ketika dicicipi rasanya benar-benar amazing! Dibantu oleh sahabatnya, Bone membuat sayembara untuk menemukan pemilik sekaligus pembuat cilok. Kalau perempuan, sudah pasti akan Bone jadikan pacar. Dan kalau cowok, akan langsung dihadiahi iPhoneterbaru.

Tapi, semuanya berubah runyam ketika diketahui pemilik cilok adalah janda beranak satu ! Bone kelabakan, tapi anak dari pembuat cilok mendukung dan menyuruh Bone menikahi emaknya. Jadi bagaimana kelanjutan kisah Bone dan pembuat cilok ini?

Buku dengan gambar gerobak cilok yang didominasi warna merah dan hitam pada bagian cover ini, benar-benar sukses membangkitkan tawa. Padahal, jika dilihat sekilas, buku ini seolah terlihat horor karena perpaduan warnanya. Tetapi dari judul dan sinopsis di belakang buku, pembaca bisa langsung menebak kalau Pengabdi Cilok (2018) bukanlah novel horor.

Dengan tema ringan, novel ini benar-benar sangat menggelitik. Cara penyampaian penulis melalui narasi begitu simpel dan lucu. Semua kelucuan dalam novel ini pun sangat didukung oleh dialog-dialog dan interaksi antar tokoh. Bahkan, beberapa lelucon benar-benar mampu mengundang tawa.

Pengabdi cilok memang novel komedi, tetapi jangan salah, dari novel ini pun ada pesan moral yang bisa dipetik. Misalnya penulis ingin kita sebagai pembaca tidak menilai rendah suatu makanan dan jangan pernah mengambil keputusan secara cepat apabila sedang dalam suasana hati yang tidak baik.

Namun, tampaknya dalam novel ini ada satu tokoh yang kehadirannya dirasa tidak terlalu penting. Bahkan, sebenarnya jika tokoh itu tidak dihadirkan pun rasanya tidak masalah. Sebab dia tidak cukup berperan dalam mempengaruhi kemajuan cerita. Apalagi tokoh itu juga tiba-tiba muncul dan hilang setelah satu kali pertemuan. Siapa dia? Kalian harus menemukannya sendiri dalam Novel karya Iwoq Abqary dan Irvan Aqila ini. 

Nah, jika anda sedang membutuhkan novel yang membangkitkan tawa, Pengabdi Cilok mungkin bisa menjadi salah satu pilihannya. Dijamin, kamu yang sedang berada pada titik kegalauan akan tertawa terpingkal-pingkal karena kisah lucu Bone ini. Cekidot !

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.