Ancaman Luhut Kepada Para Pengkritik Pemerintah

0
Sumber : Kementerian Koordinator Maritim

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman mengancam orang-orang yang disebutnya asal-asalan saat mengkritik pemerintah. Luhut menyinggung pernyataan seorang tokoh senior –belakangan ditenggarai Amien Rais- yang menyatakan program pembagian sertifikat tanah Presiden Joko Widodo membohongi rakyat.

“Kalau ada senior bilang bahwa ngasih sertifikat itu ngibulin rakyat, apanya yang ngibulin. Dari dulu juga ada pembagian sertifikat, tapi prosesnya panjang, lama dan sedikit. Sekarang prosesnya cepat dan banyak. Lah, salahnya dimana,” ujar Luhut di Gedung Badan Pemeriksa Kemarin (BPK), Senin (19/3) kemarin seperti dikutip dari kompas.com.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu juga membantah tudingan yang menyebut pemerintah pro terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI) dan menjual data masyarakat kepada asing. Menurut dia, pemerintah tidak akan mengkhianati profesionalisme dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.

Luhut pun kemudian balik mengancam akan membongkar dosa orang-orang yang asal-asalan mengkritik pemerintah. Sebab, bagi Luhut, orang-orang tersebut pun banyak dosa di masa lalu. “Jangan asal kritik saja. Saya tahu track record-mu, kok. Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga kok. Sudahlah, diam sajalah. Jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu. Memang kamu siapa?” tandasnya.

Namun ternyata, bukan kali ini saja, Luhut memberi ancaman terbuka kepada mereka yang mengkritik pemerintah. Awal Mei tahun lalu, orang terdekat Presiden Jokowi ini juga bersikap keras terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Luhut menyebut Anies Baswedan dan Sandiaga Uno harus bertanggungjawab bila terjadi sesuatu pada Jakarta.

“Saya nggak lihat ada alasan, tapi kalau mau disetop, ya, bikin saja situ setop, nanti kalau sudah Jakarta tenggelam atau menurun, ya, tanggung jawab. Jadi, jangan lari dari tanggung jawab di kemudian hari,” ujar Luhut.

 

Setahun sebelumnya, Luhut juga mengancam mereka yang menganggu duet Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar sebagai Menteri dan Wakil Menteri ESDM. Luhut menyebut dirinya akan membalas siapapun yang menyerang dan menghambat kerja kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Jonan dan Arcandra.

“Yang mau nyerangnyerang Pak Jonan dan Pak Arcandra, saya akan buldoser juga itu. Kalau anak buah saya diserang, sama saja nyerang aku. Habiskan energi kita bicara secara teknis, jangan untuk yang tidak perlu seperti politik praktis,” ucap dia saat acara sertijab Menteri ESDM, medio Oktober 2016 lalu.

Luhut mengklaim alasan kepentingan nasional lah yang membuatnya bersikap demikian. Sebab, baginya, Kementerian ESDM sudah punya sumber daya manusia yang (SDM) dan rancangan kebijakan yang bagus. Wilayah eksekusi kebijakan akan menjadi pekerjaan rumah bagi duet Jonan dan Arcandra.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis Komentar
Nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.